Ikuti Twitter Saya

Jumat, 20 November 2015

PUISI TEMAN

Teman..
Sepi.. resah dan duka
Itulah rencah kekosongan hidupku
Tatkala bicaramu sirna di mataku..
Senyum dan juga tawa
Menguntum tanda gembira..


Teman..
Andainya puisi ini kau pahami
Andainya jeritan hatiku kau selami
Andainya impianku bisa kau penuhi
Kau tidak berlari mengejar mimpi
Menghitung hari menanti realiti.


Salam & selamat siang Teman.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments


Post & Coment



Google Translate

English  French German Spain Italian Dutch  Russian Portuguese JapaneseKorean Arabic  Chinese Simplified