skip to main |
skip to sidebar
Indahnya pelangi...
Jika aku dapat melukis langit seperti indahnya pelangi,
Maka akan ku bentuk sebuah nama dengan tinta yg berwarna-warni..
Ku hiasi aura kesetiaan sebanyak bintang-bintang..
Agar semua jiwa menerawang dan akan terpanah akan indahnya lukisanku..
Kenangan...
Disaat teringat tentang sebuah kisah yang lama.
Terkadang hati teriak dengan kehampaannya.
Mencari dan menunggu hati akan tentangnya
Dimanakah kini...?
Menangis tanpa air mata,
Teriak tanpa suara...
Hanya merasakan gunda gulana.
Begitu tersiksa menunggu yang di nanti belum kembali.
Saat malam menjelang, aku hanya dapat merenung
Merenung dan mulai membayangkan kenangan ku dulu,
Kenangan yang seakan terus mengingatkanku jika ku mengingatnya
Kenangan yang ingin kuanggap itu adalah masa lalu,
Tapi selalu saja kukenang dan berharga bagiku layaknya sebuah intan,
Kenangan yang membuat dirinya terus bertahan dalam hati dan pikiranku,
Malam yang dingin disertai hujan yang seakan ingin ikut bersama kami,
Kami mulai bercerita,,,
Bercerita tentang hidupnya dan hidupku
Manis sekali kenangan itu,
Sekarang, kami tak lagi bersama saat malam menjelang,
Kami tak lagi menggoreskan cerita,
Kami tak juga lagi saling berdekatan,
Keinginan Yang Maha Kuasa memisahkan kami,
Keadaan tak mengizinkan kami bersama lagi mengarungi dinginnya malam mencekam,
Oh... bidadariku... tunggu aku disurga untuk bisa bersama kembal.