Dibawah pohon itu aku berdiri
Termenung mencari setitik bahagia
Dengan sayatan perih dalam diri..
Perginya dia...
Jauh menembus mega
Jauh dipandang mata
Meninggalkan linangan air mata..
Mawar merah darimu
Kian menghitam
Hati yang kau berikan
Kini mulai membusuk..
Senja ini tak seperti senja kemarin
Dimana selalu kau beri sekuntum bunga
Menuliskan bahagia di catatanku
B
erikan cerita indah diriwayatku..
Ini bunga terakhirmu,
Catatan terakhirmu,
Bahagia terakhirku,
Dan lembar lama yang akan kututup rapat.





