Ikuti Twitter Saya

Jumat, 06 November 2015

PUISI KENANGAN

Matahari mulai beranjak kepembaringannya 
Dibawah pohon itu aku berdiri 
Termenung mencari setitik bahagia 
Dengan sayatan perih dalam diri..
 
Perginya dia... 
Jauh menembus mega 
Jauh dipandang mata 
Meninggalkan linangan air mata.. 
 
Mawar merah darimu 
Kian menghitam 
Hati yang kau berikan 
Kini mulai membusuk.. 
 
Senja ini tak seperti senja kemarin 
Dimana selalu kau beri sekuntum bunga 
Menuliskan bahagia di catatanku B
erikan cerita indah diriwayatku.. 
 
Ini bunga terakhirmu, 
Catatan terakhirmu, 
Bahagia terakhirku, 
Dan lembar lama yang akan kututup rapat.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments


Post & Coment



Google Translate

English  French German Spain Italian Dutch  Russian Portuguese JapaneseKorean Arabic  Chinese Simplified