Senin, 19 Januari 2015
Rabu, 07 Januari 2015
Kerinduan Dalam Keheningan Malam
Dengan rasa syukur..
Walau ku di sini sendiri...
Di sudut yang sangat sepi ini
Mencari dan terus mencari
Tanpa tahu apa yang ingin di cari
Hanya bisa merasakan
Mencoba mencari kejujuran
Dalam rasa yang terus bergelora tak berkawan
Atas hati yang terus berkeinginan
Tak ada angin berhembus
Membuat peluh mengalir menembus
Membawa kerinduan yang tak bertepi
Selalu hadir dalam hidup sepi
Biar...biarkan aku menata ruang di hati ini
Tiupan praduga yang menerpa
Menggurat membekas di dalam nurani
Terus berbisik dan menyapa meyakini
Bagai gerimis turun dimalam hari
Menyapu jejak luka
Membangkit dan memberi pesona
Teruntuk...
Seseorang yang ku sayangi...
Terimakasih ku ucap atas semua ini
Kau telah memberikan keindahan dalam hidupku
Biar ku coba terus menikmati hidup ini
Mengantarkan ketulusan dan kedamaian
Dalam renunganku...mencoba merasakankebahagiaan.
Selasa, 06 Januari 2015
Cinta Dimanakah Kau kini
Tatkala cahaya fajar merekahKau suguhkan aku dengan dekapan belaianmu
Menepis cucuran keringat di dahiku
Menuai kenangan indah tempo dulu...
Karna kini…
Tatkala senja menerpa
Hatiku gundah dan gelisah
Langkahku menjauh entah kemana
Kemanakah aku harus singgah...?
Jika hatiku masih terukir namamu
Kemanakah aku harus pergi...?
Jika kau tak kembali lagi
Kepada siapakah aku harus bertanya..?
Mungkin hanya kicauan burung yang mengarungi nafasku
Menyampaikan sajak rinduku padamu
Pada kekasih putih biru seperti birunya langit
Cinta........ dimanakah kau kini....???
Sabtu, 03 Januari 2015
Hanyalah Malaikat Kecilku
Aku menepi disudut sunyimencoba merangkai yang masih ada
dalam alunan jiwa tampa suara
menharap sebuah harapan akan menghampiri lagi,
Aku mencari...,
Dimana mawar???
Dimana melati???
Dimana teratai
Indahnya tak lagi menjelma
Aku mencari....
Siapa mentari???
Siapa bintang???
Yang ada hanyalah MALAIKAT KECILKU
Yang akan menberi cahaya pada sudut sepiku ini...
Kapalku telah karam
pada samudra tak bertepi
penjuru tak lagi tampak
yang ada hanya fatamorgana hidup
Bayang-bayang dengan hidup masa lalu
segala kekhawatiran akan masa depan
menyelimuti perjalanan akan samudra hidup
mengiringiku menuju sudut-sudut sepi penuh keraguan
Seandainya hidup bagai roda
Kuingin berputar kembali titik awal
Tapi...
Ini hidup yang ABADI
Tak ada kata MENUNGGU
Tuk sesuatu yang telah dan yang akan BERLALU...
Langganan:
Postingan (Atom)





