Ikuti Twitter Saya

Rabu, 27 Maret 2013

Puisi Perpisahan


Isteriku,,
 
Engkaulah yang tercantik yang menjadi bidadari yang pernah kumiliki
Engkau yang kupilih dan yang kucintai sepenuh hati
Engkau adalah anugerah terindah Tuhan dalam hidupku yang pernah kumiliki
 
Dan aku bahagia memilikimu disaat engkau pernah disampingku
Engkau yang selalu sabar terhadap sifat kerasku
Engkau yang selalu memberiku hidangan terenak
walau kadang aku tak pulang ke rumah karena sibuk
Engkau yang selalu merawatku dikala aku sakit
Engkau memang yang terbaik didalam kehidupanku
 
Tak bisa kubayangkan jika bukan engkau yang ada di sisiku saat itu
Mungkin aku tak akan pernah merasakan kebahagiaan seperti ini
walaupun kini engkau telah menghadap Sang Khalid
Mungkin aku tak akan merasakan kasih sayang setulus ini walaupun kini engkau telah tiada
Aku benar-benar kagum dan mencintaimu sepenuh hatiku.
 
Aku berjanji tak akan melupakan semua kasih sayang yang telah engkau berikan untukku
Karena engkau telah menjadi bagian dari hatiku walaupun kini engkau telah tiada
Sehingga apa yang kau rasakan, aku juga rasakan.
Terima kasih cintaku,sayangku, yang telah menghabiskan sisa waktu hidupmu bersamaku
Memberikanku kasih sayang dan cinta yang sesungguhnya
Memberiku seorang anak yang membuat hidupku lengkap.
 
Maafkan aku untuk semua sikap burukku padamu sebelumnya
Aku berjanji tak akan melupakan kesetiaanmu, demikian karena aku sangat mencintaimu..
Selamat jalan sayang.. semoga Allah memberikan tempat yang paling MULIA disisi-NYA,
Amin..
 
I LOVE YOU
Dari Suamimu
Dinul Aramonia

Selasa, 26 Maret 2013

Bayang-Bayang Kebersamaan Kita Kala Itu

Seperti derasnya hujan

yang turun membasahi bumi
Demikian derasnya air mataku yang mengalir jika mengingatmu
Aku tak pernah menyangka semunya harus berakhir sampai di sini
Kisah cinta kita yang begitu indah dan begitu berkesan di hati

Aku seperti tak lagi berpijak di bumi menghadapi perpisahan ini
Aku benar-benar tak siap jika kau tak lagi ada di sini
Tapi aku juga tak kuasa menahanmu untuk tetap tinggal di sini
Aku begitu lemah tak berdaya dan sekarang hanya terpuruk di sini

Bayang-bayang kebersamaan kita kala itu begitu kuat dalam ingatanku
Hampir dalam setiap hela nafasku hanya kamu dan kamu saja
Aku tak bisa sejenak memikirkan yang lainnya
Karena bagiku kamu adalah hal yang terindah dalam hidupku

Tapi kini aku harus belajar melupakanmu
Aku harus belajar merelakanmu pergi
Karena maut telah memisahkan kita saat ini
Dan aku berharap kelak di sana aku dan kamu bisa bersama lagi

Hari ini di atas pusaramu yang masih basah
Aku hanya bisa menaburkan bunga sebagai tanda kasih sayangku padamu
Yang tak akan pudar walau kau telah tiada
Aku hanya perlu belajar untuk terus hidup tanpamu di sisiku lagi

Karena kamu pernah bilang, kamu suka melihat aku yang tegar
Kamu suka melihat aku yang terus tersenyum
Dan aku akan melakukan itu walau aku membutuhkan banyak waktu
Karena hatiku masih sedih dengan kepergianmu ini

Tapi aku akan selalu mengingatmu sebagai anugrah Tuhan yang hadir dalam hidupku
Untukmu kekasihku, aku akan selalu kuat dalam menghadapi hidup ini tanpamu.

I LOVE YOU

Dari Suamimu
Dinul Aramonia

Puisi Tentang Kita

TEMANKU MEMBUTUHKANMU 
Temani temanku,
dia membutuhkanmu,
bagai burung membutuhkan sayap.
Dia menunggumu,
bagai kemarau menunggu hujan.
Dia menyayangimu,
bagai Bisma menyayangi Pandawa.
Dia merindukanmu,
bagai pungguk merindukan bulan.
Tidakkah kau tahu,
kami sama-sama lelaki,
telah lama seiring di jalan terjal,
memikul beban bahu membahu,
mengayuh sampan meniti hidup.
Jika dia menangis,
tumpah pula sebejana air mataku.
Jika dia tersakiti,
tercabik pula rasa dalam jiwaku.
Tamani temanku,
walau aku tahu pasti,
kau dan aku ingin saling menemani,
tetapi biarlah begitu,
dia lebih pantas mereguk bahagia,
tak usah kau risaukan aku,
kekecewaan bukanlah hal baru bagiku,
dan demi kasih kita yang indah,
sayangi dia seputih kasihmu padaku.

Senin, 25 Maret 2013

Malam Penuh Harapan


Kala malam bersenggama dengan pekatnya langit,.,.
ditemani berkas pantulan sang surya yang menyingkap wajah bulan yang merona,.,.
dengan ditemani berjuta-juta titik2 cahaya bintang yg berkemilau redup,.,.
seakan memecahkan kengerian akan kegelapan,,
sepasang mata ini terpukau akan hal itu,,
keheningan ini mmg selalu bertemankan mereka,
kadang bayangan pun ingin lepas dari raga,
pergi ke atas berdiri menari di pelataran luas sang purnama,.,.
jika bisa berlari di hamparan langit,
mungkin kan ku kejar sang bintang jatuh,,.,.
memegang ekornya yang bercahaya dengan erat,.,.
takkan kulepaskan hingga aku mengucap kata terakhir harapanku,.,
berharap agar harapan yang kuucapkan
dapat sejalan dengan kenyataan,
yaitu kan ada seorang bidadari yang bisa menemaniku melihat,
keajaiban yang kurasakan,,
kuingin dia duduk di sebelahku,
dan dngan kedua tangannku,
kan kutujukan mata indahnya,
ke arah hamparan rasi bintang,
yang bertengger menemani lingkaran cahaya,
kan kuhangatkan dia dengan peluk kasih,
saat embun malam memecah udara,
kan kubaringkan dia di pundakku saat tungkai lehernya
merasakan lelah karena tak ingin melepas pandangannya,
akhir daripada itu akan kupalingkan matanya yang tak ingin berkedip itu ke hadapan mataku,
dan kan kuucapkan dengan bahasa bibir lembut yang perlahan:
” SAYANG ,,, dunia yang bercahaya di kala gelap malam ini , sangat berarti dengan hadirnya cahaya jutaan benda langit,
begitupun dengan yang kurasakan sekarang bahwa kengerian gelap malam dunia ini,, tak sebanding dan takkan membuatku takut karena KAU adalah wanita impian yang hadir dipelukanku sebagai CAHAYA HATIku,,,

Bayangan Gelap



Bayangan Hitam,
Serpihan dari gelap Dan angan-angan kelam yang ingin hidup,
Memenjarakan keinginan dalam
Hitam yg ingin menjadi nyata,
Tak tenggelam dalam penat saat mengikuti tingkah yang tak jelas akan masa depan,
Bergumul dengan derita,
Bercumbu dengan matahari tuk membuat kalbu,
Bersenandung dengan siang untuk mengusir malam,
Berlari mengejar cahaya untuk mendapatkan pengakuan diri,
Tak jelas akan masa depan karena tak punya percaya diri,
Tak bebas lepas karena hanya menjadi budak tuan besar,
Selalu berpantomim karena tak tahu arti benar dan salah,
Tak pernah mengenal cinta karena tak punya hati dan rasa,
Bercebur dalam terang untuk membentuk hitam yg lebih pekat,
Seandainya bisa berpikir, berbicara dan bertindak,,,
Apa yang ingin dia lakukan?
Sepertinya lebih baik tidak,
Karena saat dia bisa,
Pasti dia kan bercucuran haru,
Karena dia sadar dan kecewa,
Selama ini dia telah memanen kesalahan berlipat banyak
di atas kebaikan,
Menanamkan dan menumpuk dosa di atas semua hal yg menjadi tiket ke sorga.
Dan mungkin pada akhirnya dia akan menutup drinya dengan cermin,
memantulkan sinar yang melahirkannya,
Tak ingin lagi menjadi bayangan gelap melainkan menampakkan dalam bayangan nyata,
Untuk Menyadarkan daging hidup yg terpancar di cermin itu agar tak memenjarakan gelap dalam diri,
berhenti melukai diri dan menghadirkan kisah cinta kasih dalam pijar yang sejati.
Dan kusadari apapun yang saat ini terjadi
hanyalah bayangan nyata tentang keabadain di masa mendatang,
mungkin terlalu gampang mengatakan itu,
mungkin terlalu sulit menjabarkan itu,
tetapi biarlah bayangan hitam itu pergi bersama hembusan angin
sehingga bisa kulihat cahaya terang yang akan menuntunku pada kebenaran sejati..

Recent Comments


Post & Coment



Google Translate

English  French German Spain Italian Dutch  Russian Portuguese JapaneseKorean Arabic  Chinese Simplified