Ikuti Twitter Saya

Selasa, 26 Maret 2013

Bayang-Bayang Kebersamaan Kita Kala Itu

Seperti derasnya hujan

yang turun membasahi bumi
Demikian derasnya air mataku yang mengalir jika mengingatmu
Aku tak pernah menyangka semunya harus berakhir sampai di sini
Kisah cinta kita yang begitu indah dan begitu berkesan di hati

Aku seperti tak lagi berpijak di bumi menghadapi perpisahan ini
Aku benar-benar tak siap jika kau tak lagi ada di sini
Tapi aku juga tak kuasa menahanmu untuk tetap tinggal di sini
Aku begitu lemah tak berdaya dan sekarang hanya terpuruk di sini

Bayang-bayang kebersamaan kita kala itu begitu kuat dalam ingatanku
Hampir dalam setiap hela nafasku hanya kamu dan kamu saja
Aku tak bisa sejenak memikirkan yang lainnya
Karena bagiku kamu adalah hal yang terindah dalam hidupku

Tapi kini aku harus belajar melupakanmu
Aku harus belajar merelakanmu pergi
Karena maut telah memisahkan kita saat ini
Dan aku berharap kelak di sana aku dan kamu bisa bersama lagi

Hari ini di atas pusaramu yang masih basah
Aku hanya bisa menaburkan bunga sebagai tanda kasih sayangku padamu
Yang tak akan pudar walau kau telah tiada
Aku hanya perlu belajar untuk terus hidup tanpamu di sisiku lagi

Karena kamu pernah bilang, kamu suka melihat aku yang tegar
Kamu suka melihat aku yang terus tersenyum
Dan aku akan melakukan itu walau aku membutuhkan banyak waktu
Karena hatiku masih sedih dengan kepergianmu ini

Tapi aku akan selalu mengingatmu sebagai anugrah Tuhan yang hadir dalam hidupku
Untukmu kekasihku, aku akan selalu kuat dalam menghadapi hidup ini tanpamu.

I LOVE YOU

Dari Suamimu
Dinul Aramonia

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments


Post & Coment



Google Translate

English  French German Spain Italian Dutch  Russian Portuguese JapaneseKorean Arabic  Chinese Simplified