Ikuti Twitter Saya

Senin, 06 April 2015

Manis Sekali Kenangan Kala Itu

Saat malam menjelang, aku hanya dapat merenung
Merenung dan mulai membayangkan kenangan ku dulu,
Kenangan yang seakan terus mengingatkanku jika ku mengingatnya
Kenangan yang ingin kuanggap itu adalah masa lalu,

Tapi selalu saja kukenang dan berharga bagiku layaknya sebuah intan,
Kenangan yang membuat dirinya terus bertahan dalam hati dan pikiranku,
Malam yang dingin disertai hujan yang seakan ingin ikut bersama kami,
Kami mulai bercerita,,,

Bercerita tentang hidupnya dan hidupku
Manis sekali kenangan itu,
Sekarang, kami tak lagi bersama saat malam menjelang,
Kami tak lagi menggoreskan cerita,

Kami tak juga lagi saling berdekatan,
Keinginan Yang Maha Kuasa memisahkan kami,
Keadaan tak mengizinkan kami bersama lagi mengarungi dinginnya malam mencekam,
Oh... bidadariku... tunggu aku disurga untuk bisa bersama kembal.



Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments


Post & Coment



Google Translate

English  French German Spain Italian Dutch  Russian Portuguese JapaneseKorean Arabic  Chinese Simplified