Tetes air mata mengiringi duka.
Rasa penyesalan membelenggu pikiran.
kerinduan menjerit di hati memanggil nama mu.
MAAF KAN AKU…
Yang tak pernah mengerti hadir mu.
Ku rindukan hadir mu oh dinda.
Ku sungguh merindukan nya.
Sosok yang tegar bagaikan karang.
Petunjuk hidup bagaikan imam.
Sosok lembut yang bisa membuat ku tenang.
Sekarang,, hanya do’a yang bisa ku panjatkan untuk mu.
Alunan dzikir untuk mu ku alunkan di sela kerinduan ku.
Walau pun kau berada jauh di alam sana,
Tapi nama mu kan selalu ada di dalam ingatan ku.
Kenangan itu kan selalu membekas di jalan hidup ku.
Maaf kan aku dinda…
yang selalu bersikap bodoh saat kau ada di sini…
Tunggu aku dialam sana wahai bidadari surgaku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




